Oleh: rodhiyah | 13 Maret 2009

Tokoh Sains Islam 2

1. Al-Kindi

Al-Kindi (يعقوب بن اسحاق الكندي) (lahir: 801 – wafat: 873), bisa dikatakan merupakan filsuf pertama yang lahir dari kalangan Islam. Semasa hidupnya, selain bisa berbahasa Arab, ia mahir berbahasa Yunani pula. Banyak karya-karya para filsuf Yunani diterjemahkannya dalam bahasa Arab; antara lain karya Aristoteles dan Plotinus. Sayangnya ada sebuah karya Plotinus yang diterjemahkannya sebagai karangan Aristoteles dan berjudulkan Teologi menurut Aristoteles, sehingga di kemudian hari ada sedikit kebingungan.

Al-Kindi berasal dari kalangan bangsawan, dari Irak. Ia berasal dari suku Kindah, hidup di Basra dan meninggal di Bagdad pada tahun 873. Ia merupakan seorang tokoh besar dari bangsa Arab yang menjadi pengikut Aristoteles, yang telah mempengaruhi konsep al Kindi dalam berbagai doktrin pemikiran dalam bidang sains dan psikologi.

Baca Lanjutannya…

Oleh: rodhiyah | 13 Maret 2009

Tokoh Sains Islam

1. Al-Khawarizmi

Muammad bin Mūsā al-Khawārizmī (Arab: محمد بن موسى الخوارزمي) adalah seorang ahli matematika, astronomi, astrologi, dan geografi yang berasal dari Persia. Lahir sekitar tahun 780 di Khwārizm (sekarang Khiva, Uzbekistan) dan wafat sekitar tahun 850. Hampir sepanjang hidupnya, ia bekerja sebagai dosen di Sekolah Kehormatan di Baghdad

Buku pertamanya, al-Jabar, adalah buku pertama yang membahas solusi sistematik dari linear dan notasi kuadrat. Sehingga ia disebut sebagai Bapak Aljabar. Translasi bahasa Latin dari Aritmatika beliau, yang memperkenalkan angka India, kemudian diperkenalkan sebagai Sistem Penomoran Posisi Desimal di dunia Barat pada abad ke 12. Beliau merevisi dan menyesuaikan Geografi Ptolemeus sebaik mengerjakan tulisan-tulisan tentang astronomi dan astrologi.

Kontribusi beliau tak hanya berdampak besar pada matematika, tapi juga dalam kebahasaan. Kata Aljabar berasal dari kata al-Jabr, satu dari dua operasi dalam matematika untuk menyelesaikan notasi kuadrat, yang tercantum dalam buku beliau. Kata logarisme dan logaritma diambil dari kata Algorismi, Latinisasi dari nama beliau. Nama beliau juga di serap dalam bahasa Spanyol Guarismo dan dalam bahasa Portugis, Algarismo yang berarti digit.

Biografi

Sedikit yang dapat diketahui dari hidup beliau, bahkan lokasi tempat lahirnya sekailpun. Nama beliau mungkin berasal dari Khwarizm (Khiva) yang berada di Provinsi Khurasan pada masa kekuasaan Bani Abbasiyah (sekarang Xorazm, salah satu provinsi Uzbekistan). Gelar beliau adalah Abū ‘Abd Allāh (Arab: أبو عبد الله) atau Abū Ja’far.

Sejarawan al-Tabari menamakan beliau Muhammad bin Musa al-Khwārizmī al-Majousi al-Katarbali (Arab: محمد بن موسى الخوارزميّ المجوسيّ القطربّليّ). Sebutan al-Qutrubbulli mengindikasikan beliau berasal dari Qutrubbull, kota kecil dekat Baghdad.

Tentang agama al-Khawārizmī’, Toomer menulis:

Sebutan lain untuk beliau diberikan oleh al-abarī, “al-Majūsī,” dapat dilihat mengindikasikan ia adalah pengikut Zoroaster.Ini mungkin terjadi pada orang yang berasal dari Iran. Tetapi, kemudian buku Al-Jabar beliau menunujukkan beliau adalah seorang Muslim Ortodok,jadi sebutan Al-Tabari ditujukan pada saat ia muda, ia beragama Majusi.

Dalam Kitāb al-Fihrist Ibnu al-Nadim, kita temukan sejarah singkat beliau, bersama dengan karya-karya tulis beliau. Al-Khawarizmi menekuni hampir seluruh pekerjaannya antara 813-833. setelah Islam masuk ke Persia, Baghdad menjadi pusat ilmu dan perdagangan, dan banyak pedagang dan ilmuwan dari China dan India berkelana ke kota ini, yang juga dilakukan beliau. Dia bekerja di Baghdad pada Sekolah Kehormatan yang didirikan oleh Khalifah Bani Abbasiyah Al-Ma’mun, tempat ia belajar ilmu alam dan matematika, termasuk mempelajari terjemahan manuskrip Sanskerta dan Yunani.

Karya

Karya terbesar beliau dalam matematika, astronomi, astrologi, geografi, kartografi, sebagai fondasi dan kemudian lebih inovatif dalam aljabar, trigonometri, dan pada bidang lain yang beliau tekuni. Pendekatan logika dan sistematis beliau dalam penyelesaian linear dan notasi kuadrat memberikan keakuratan dalam disiplin aljabar, nama yang diambil dari nama salah satu buku beliau pada tahun 830 M, al-Kitab al-mukhtasar fi hisab al-jabr wa’l-muqabala (Arab الكتاب المختصر في حساب الجبر والمقابلة) atau: “Buku Rangkuman untuk Kalkulasi dengan Melengkapakan dan Menyeimbangkan”, buku pertama beliau yang kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Latin pada abad ke-12.

Pada buku beliau, Kalkulasi dengan angka Hindu, yang ditulis tahun 825, memprinsipkan kemampuan difusi angaka India ke dalam perangkaan timur tengah dan kemudian Eropa. Buku beliau diterjemahkan ke dalam bahasa Latin, Algoritmi de numero Indorum, menunjukkan kata algoritmi menjadi bahasa Latin.

Beberapa kontribusi beliau berdasar pada Astronomi Persia dan Babilonia, angka India, dan sumber-sumber Yunani.

Sistemasi dan koreksi beliau terhadap data Ptolemeus pada geografi adalah sebuah penghargaan untuk Afrika dan Timur –Tengah. Buku besar beliau yang lain, Kitab surat al-ard (“Pemandangan Bumi“;di terjemahkan oleh Geography), yang memperlihatkan koordinat dan lokalisasi yang diketahui dasar dunia, dengan berani mengevaluasi nilai panjang dari Laut Mediterania dan lokasi kota-kota di Asia dan Afrika yang sebelumnya diberikan oleh Ptolemeus.

Ia kemudian mengepalai konstruksi peta dunia untuk Khalifah Al-Ma’mun dan berpartisipasi dalam proyek menentukan tata letak di Bumi, bersama dengan 70 ahli geografi lain untuk membuat peta yang kemudian disebut “ketahuilah dunia”. Ketika hasil kerjanya dikopi dan di transfer ke Eropa dan Bahasa Latin, menimbulkan dampak yang hebat pada kemajuan matematika dasar di Eropa. Beliau juga menulis tentang astrolab dan sundial.

Buku-Buku Al-Khawarizmi

Buku I – Aljabar

al-Kitāb al-mukhtaar fī isāb al-jabr wa-l-muqābala (Arab: الكتاب المختصر في حساب الجبر والمقابلة Buku Rangkuman Kalkulasi dengan Melengkapkan dan Menyeimbangkan) adalah buku matematika yang ditulis tahun 830.

Buku tersebut merangkum definisi aljabar. Buku ini diterjemahkan ke dalam Bahasa Latin berjudul Liber algebrae et almucabala oleh Robert of Chester (Segovia, 1145) dan juga oleh Gerard of Cremona.

Metode beliau dalam menyelesaikan linear dan notasi kuadrat dilakukan dengan meredusi notasi ke dalam 6 bentuk standar (dimana b dan c adalah angka positif)

  • Angka ekual kuadrat (ax2 = c)
  • Angka ekual akar (bx = c)
  • Kuadrat dan akar ekual (ax2 + bx = c)
  • Kuadrat dan angka akar ekual (ax2 + c = bx)
  • Akar dan angka kuadrat ekual (bx + c = ax2)
  • Kuadrat ekual akar (ax2 = bx)

Dengan membagi koefisien dari kuadrat dan menggunakan dua operasi aljabar (Arab: الجبر penyimpanan atau melengkapkan) dan al-muqābala (menyeimbangkan). Aljabar adalah proses memindahkan unit negatif, akar dan kuadrat dari notasi dengan menggunakan nilai yang sama di kedua sisi. Contohnya, x2 = 40x4x2 disederhanakan menjadi 5x2 = 40x. Al-muqābala adalah proses memberikan kuantitas dari tipe yang sama ke sisi notasi. Contohnya, x2 + 14 = x + 5 disederhanakan ke x2 + 9 = x.

Beberapa pengarang telah menerbitkan tulisan dengan nama Kitāb al-ǧabr wa-l-muqābala, termasuk Abū anīfa al-Dīnawarī, Abū Kāmil (Rasāla fi al-ǧabr wa-al-muqābala), Abū Muammad al-‘Adlī, Abū Yūsuf al-Miṣṣīī, Ibnu Turk, Sind bin ‘Alī, Sahl bin Bišr, dan Šarafaddīn al-ūsī.

Baca Lanjutannya…

Oleh: rodhiyah | 6 Maret 2009

Tokoh sains

1. Yoseph Louis Proust (1754 – 1826) seorang ahli kimia asal Perancis, penemu Hukum Perbandingan Tetap.

Yoseph Louis Proust semasa mudanya banyak mendapatkan latihan dari bapaknya yang punya took obat di Angers-Prancis. Ia mengajar beberapa saat lamanya di Perancis, kemudian pindah ke Spanyol, dimana ia diangkat jadi Direktur pada “Royal Laboratory” di Madrid. “Hukum Perbandingan Tetap” merupakan sumbangan terbesar dari Proust pada sains. Ia mengemukakan bahwa senyawa-senyawa mempunyai komposisi yang tetap, walau bagaimanapun senyawa itu dibuat. Sebagai contoh 2,016 gram hydrogen ditemukan berkombinasi dengan 16,00 gram oksigen dalam senyawa air. Perbandingan ini sebagai bukti bahwa air dibuat dengan cara membakar hydrogen dalam oksigen, dengan pemecahan/dekomposisi gas asam nitrat atau proses lainnya.

Tambahan lain pada pekerjaan ini, Proust merupakan ahli kimia pertama yang dapat mengisolasi dan mengidentifikasi lebih dari satu jenis gula (tiga dari semuanya). Ia dianugrahi penghargaan dengan penemuan gula anggur (fruktosa).

2. Erwin Schrodinger (1887 – 1961)

Pakar sains yang satu ini terkenal sebagai pengembang mekanika gelombang. Ia pula yang melahirkan “Persamaan Schrodinger”, suatu persamaan yang mendiskripsikan sifat kuantum dari elektron dan partikel-partikel lainnya.

Erwin Schrodinger lahir di Vienna (Austria) pada tanggal 12 Agustus 1887. Ia adalah orang Vienna tulen. Masa kanak-kanak, remaja, dan dewasanya lebih banyak ia habiskan di kota itu. Demikian pula dengan pendidikannya.

Baca Lanjutannya…

Oleh: rodhiyah | 4 Maret 2009

GERAK

Gerak adalah perubahan kedudukan suatu benda terhadap titik acuan tertentu. Gerak termasuk dalam cabang mekanika. Mekanikan terbagi 3 yaitu:

1. Kinematika

Kinematika yaitu ilmu yang mempelajari gerak tanpa memperhatikan penyebab terjadinya gerak.

2. Dinamika

Dinamika adalah ilmu yang mempelajari penyebab gerak yaitu gaya.

3. Statika

Statika yaitu ilmu yang mempelajari tentang keseimbangan statis benda.

Didalam gerak dikenal besaran skalar dan besaran vektor. Besaran skalar yaitu besaran yang tergantung pada besar atau nilai. Sedangkan besaran vektor yaitu besaran yang tergantung pada arah dan besar atau nilai.

Contoh besaran skalar yaitu jarak dan kelajuan. Sedangkan contoh besaran vektor yaitu kedudukan, perpindahan, kecepatan dan percepatan.

Oleh: rodhiyah | 4 Maret 2009

Getaran

Getaran adalah gerak bolak-balik sebuah benda terhadap suatu titik kesetimbangan dalam selang waktu yang periodik. Contoh dari getaran adalah gerakan benda yang digantung pada ujung pegas, getaran senar gitar ketika dipetik, getaran pada bandul sederhana, dan getaran atom dalam zat padat.

Pada dasarnya getaran dibedakan menjadi 2 macam, yaitu :

1. Getaran Mekanis

Getaran mekanis adlah benda yang bergetar mengalami perubahan posisi (pergeseran) linear ataupun sudut.

2. Getaran Non-Mekanis

Getaran non-mekanis merupakan getaran yang melibatkan perubahan besaran-besaran fisika seperti tegangan, medan listrik, dan medan magnet.

Dalam mempelajari getaran ada dua besaran penting sebagai berikut.

1.Periode (T)

Periode adalah selang waktu yang diperlukan sebuah benda untuk melakukan satu getaran lengkap.

2. Frekuensi (F)

Frekuensi adalah banyaknya getaran yang dilakukan sebuah benda dalam waktu 1 sekon.

Oleh: rodhiyah | 20 September 2008

Hikmah Puasa Bagi Kesehatan

Kesehatan merupakan nikmat yang tidak dapat dinilai dengan harta benda. Untuk menjaga kesehatan, tubuh perlu perlu diberikan kesempatan untuk istirahat. Puasa, yang mensyaratkan pelakunya untuk tidak makan, minum, dan melakukan perbuatan-perbuatan lain yang membatalkan puasa dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani pelakunya.
Puasa dapat mencegah penyakit yang timbul karena pola makan yang berlebihan. Makanan yang berlebihan gizi belum tentu baik untuk kesehatan, karena overnutrisi dapat mengakibatkan kegemukan yang dapat menimbulkan penyakit degeneratif, seperti kolesterol dan trigliserida tinggi, jantung koroner, kencing manis, dan lain-lain.

Pengaruh mekanisme puasa terhadap kesehatan jasmani meliputi berbagai aspek, diantaranya yaitu :

  • Memberikan kesempatan istirahat kepada alat pencernaan
  • Pada hari-hari ketika tidak sedang berpuasa, alat pencernaan di dalam tubuh bekerja keras, oleh karena itu sudah sepantasnya alat pencernaan diberi istirahat.
  • membersihkan tubuh dari racun & kotoran (detoksifikasi). Puasa merupakan terapi detoksifikasi yang paling tua. Dengan puasa, berarti membatasi kalori yang masuk dalam tubuh kita sehingga menghasilkan enzim antioksidan yang dapat membersihkan zat-zat yang bersifat racun dari dalam tubuh.
  • menambah jumlah sel darah putih sehingga dapat meningkatkan daya tahan tubuh
  • menyeimbangkan kadar asam dan basa dalam tubuh
  • memblokir makanan untuk bakteri, virus, dan sel kanker,
  • mendorong terjadinya pergantian sel-sel tubuh yang rusak dengan yang baru (peremajaan)
  • meningkatkan daya serap makanan,
  • memperbaiki fungsi hormon & meningkatkan fungsi organ tubuh.

Baca Lanjutannya…

Oleh: rodhiyah | 19 September 2008

Router

1. TUTORIAL ROUTER

Router adalah sebuah device yang berfungsi untuk meneruskan paket-paket dari sebuah network ke network yang lainnya (baik LAN ke LAN atau LAN ke WAN) sehingga host-host yang ada pada sebuah network bisa berkomunikasi dengan host-host yang ada pada network yang lain. Router menghubungkan network-network tersebut pada network layer dari model OSI, sehingga secara teknis Router adalah Layer 3 Gateway.

Router bisa berupa sebuah device yang dirancang khusus untuk berfungsi sebagai router (dedicated router), atau bisa juga berupa sebuah PC yang difungsikan sebagai router.

Baca Lanjutannya…

Oleh: rodhiyah | 20 Agustus 2008

Tujuh “Keajaiban” Tubuh Kita

Ditulis pada oleh azwarti

Nggak cuma bumi saja yang punya seven wonders of the world. Tubuh manusia pun ternyata menyimpan banyak hal menakjubkan yang susah dijelaskan dengan logika.

1 The Golden Ratio.

Setiap bagian tubuh manusia ternyata merupakan hitungan matematika. Believe it or not, Fibonacci numbers yang kita jumpai di buku Da Vinci Code, ternyata juga ada di tubuh kita sendiri. Bilangan Phi (1:1,61 ) adalah angka yang akan kita dapatkan setiap kali kita mengukur setiap inci tubuh kita. Coba deh perhatikan ruas jari tangan kita. Ruas kedua dari ujung berukuran 1,618 kali lebih panjang dari ruas terujung, begitu seterusnya. Rumus phi ini juga kita temui di wajah kita. Panjang hidung kita berbanding 1:1,618 dibanding lebar mulut dari ujung ke ujung. Gigi terdepan dengan gigi di sebelahnya juga berukuran 1,1618 kali lebih besar. Inilah yang disebut dengan The Golden Ratio.

Dr. Stephen Marquardt bahkan telah membuat topeng kecantikan berdasarkan golden ratio ini, dan orang yang mempunyai struktur muka paling mendekati topeng ini adalah cewek yang sudah diakui kecantikannya, seperti Ratu Nefertiti. Tapi wajah kita juga bisa cocok ke dalam topeng golden ratio, kok. Soalnya, setiap kali kita tertawa, maka kita akan semakin mendekati ukuran phi tersebut. Makanya, jangan cemberut!

2 Sidik Lidah

Selain sidik jari, ternyata lidah kita juga mempunyai pattern unik yang tidak dimiliki orang lain. Hmm, jangan-jangan di masa depan kita akan bikin paspor dengan sidik lidah, nih. Hehehe…

3 Hidup dan Mati

Saat kita membaca tulisan ini, sebenarnya sedang ada sekitar 50 ribu sel yang mati di dalam tubuh kita. Tapi, di saat yang sama, lahir pula 50 ribu sel baru yang menggantikannya (kecuali di otak, yang tidak bisa menumbuhkan sel baru). Wow, ternyata tubuh kita aktif banget, ya? Di saat yang sama, untuk mencerna isi kalimat ini, pesan tersebut disampaikan ke otak dengan kecepatan mencapai 250 mil per jam!

4 Tempat Tinggal Bakteri

Satu orang manusia mempunyai organisme hidup yang lebih banyak daripada jumlah seluruh manusia di bumi. Soalnya, dalam 1 inci tubuh manusia, ternyata merupakan tempat tinggal bagi kira-kira 32 juta bakteria!

5 Kepanasan atau Kedinginan?

Pernah makan makanan panas dan dingin, kan? Seberapa pun panas atau dinginnya makanan tersebut, tapi lidah kita masih bisa menerimanya, tuh. Hal ini disebabkan karena mulut kita menyesuaikan suhu makanan tersebut menjadi suhu normal, sehingga akhirnya bisa kita telan. Maksudnya, si mulut akan mendinginkan si makanan panas, dan menghangatkan si makanan dingin. Wah, ternyata mulut kita tak ubahnya seperti microwave dan kulkas, nih.

6 Anti Kerriput!

Selain bisa menghilangkan stress, ternyata tertawa juga bisa menguatkan sistem kekebalan tubuh, lho. Dan, menurut penelitian, anak-anak tertawa sekitar 300 kali setiap harinya, sementara orang dewasa cuma 15-100 kali saja tertawa. Ck ck ck, apa hidup mereka sedemikian beratnya, ya? Hehehe… Dan, nggak heran juga kalau orang dewasa itu jadi cepat terlihat tua. Soalnya, setiap 2000 kali wajah kita berkerut (misalnya karena kesal atau cemberut), maka muncullah segaris keriput. Makanya, jangan malas tertawa!

7 Self-healing

Tubuh kita ternyata tak ubahnya seperti Claire Bennet di serial Heroes yang bisa menyembuhkan dirinya sendiri. Soalnya, setiap luka kita pasti akan sembuh, dan tubuh kita mempunyai ”keajaiban” untuk membentuk bagian tubuh yang baru. Misalnya nih, kaki kita terluka dalam karena terantuk batu. Lama-kelamaan, sel-sel di tubuh akan membentuk jaringan daging dan kulit baru untuk menutupi bekas luka tersebut. Namun demikian, ternyata ada satu bagian tubuh yang nggak bisa menyembuhkan dirinya sendiri lho, yaitu gigi. Kalau gigi tetap kita copot, jangan harap akan tumbuh gigi baru.


Penulis : didaytea!

Ditulis pada oleh azwarti

Selama puluhan tahun kaum musiimin Indonesia boleh berbangga hati dengan
julukan “komunitas muslim terbesar di dunia” yang disandangnya.
Berdasarkan Survey Antar Sensus (Supas) yang diiakukan oleh Biro Pusat
Statistik (BPS) tahun 1990, tercatat bahwa dari 200 juta jiwa, prosentase umat Islam mencapai 87,3 persen (dibulatkan menjadi 90 persen) . Sementara umat Kristen Protestan hanya 6 persen, umat
Katolik 3,6 persen, Hindu 1,8 persen, Budha 1 persen dan agama lain 0,3
persen.

Sebagai dai, kita tidak boleh silau mata dengan besarnya angka-angka
mayoritas di atas. Apalagi, data-data terkini, mencatat bahwa jumlah umat
Islam anjlok drastis dari 90 persen menjadi 75 persen (tabloid SIAR edisi
No. 43, 18-24 Nopember 1999 hal. 14).

Terllepas dari validitas dan akurasi data di atas, perlu dicermati pula
hasil temuan Litbang Departemen Agama, bahwa panyebab penurunan populasi
umat Islam nusantara itu ada dua hal:

Injil

Injil

Pertama, Keberhasilan program KB yang dilakukan dengan gencar kepada kaum
muslimin, sementara kepada umat non Islam, program KB tidak pernah
didengungkan, nyaris tak terdengar. Dengan demikian, program KB
mengakibatkan pertumbuhan populasi umat Kristen ja uh lebih cepat
dibandingkan dengan pertumbuhan populasi umat Islam.

Kedua, Keberhasilan program Kristenisasi yang dilakukan dangan gencar,
semakin hari semakin canggih dan tidak mengindahkan kode efik penyiaran
agama.

Kenyataan di lapangan membuktikan bahwa penyimpangan-penyimpangan
penyiaran agama sering kali dipakai para missionaris untuk menyebarkan
Injil dan kekristenan di nusantara, antara lain:

Pembangunan Gereja di lingkungan masyarakat Mayoritas Muslim

Di tengah-tengah warga mayoritas muslim, pihak Salib melanggar SKB menteri
dengan membangun gereja yang megah. Untuk mengisi dan meramaikan gereja
pada saat kebaktian, didatangkanlah jemaat Kristen dari tempat lain yang
berjauhan. Dengan demikian, syiar m ereka berlahan-lahan menarik simpati
warga yang lemah iman.

Kasus yang terbaru adalah terusiknya ketenangan warga Depok dengan
kehadiran GPIB Shalom, akhirnya membuahkan penanganan ilegal. Sebagai kado
pada ulang tahunnya yang ke-31, CPIB Depok yang agresif itu dibakar warga.

Sejak awalnya, pendirian gereja itu selalu ditentang warga sekita dengan
alasan karena lokasi itu mayoritas Islam. Sedangkan keluarga Kristen hanya
beberapa gelintir orang saja. Dengan sikap nekadnya, maka pihak Kristen
mendirikan GPIB Shalom, tepatnya d i Jl. Kembang Lio Boji, Depok, Bogor,
Jawa Barat. Cara pendiriannya pun ditempuh melalui lobi-lobi licik.

Setelah gareja itu berdiri megah, maka untuk mengisinya didatangkan
orang-orang Kristen dari tempat lain yang berjauhan. Setiap Minggu,
kegiatan gereja tidak pernah sepi oleh orang-orang Kristen impor. Dengan
syiar Kristen ini, maka beberapa keluarga musl im yang amblas iman
Islamnya, murtad menjadi Kristen, mempertuhankan Yesus.

Namun, umat Kristen yang cuma segelintir itu semakin berani. Dengan
semboyan maju tak gentar, ultimatum serius itu dianggapnya sebagai gertak
sambal yang tidak menakutkan. Akhirnya, ultimatum warga menjadi kenyataan.
Setelah sekian lama memberikan toleran si sambil menahan emosi, maka pada
hari Selasa, 2 Nopember 1999 dini hari, GPIB Shalom Depok diamuk masa,
dirusak dan dibakar habis. Kesabaran manusia ada batasnya.

Kristenisasi kepada Pasien Muslim

Di beberapa rumah sakit, misalnya di rumah sakit Dr. Cipto Mangunkusumo
Jakarta, kepada pasien muslim dibagi-bagikan leaflet (brosur) tentang
penghiburan dan penyembuhan Yesus Kristus kepada orang-orang sakit. Di
rumah sakit Advent Bandung, pasien muslim diajak berdoa berdama oleh
rohaniawan rumah sakit dengan tata cara peribadatan Kristen.

Kristenisasi melalui jalur Pemerkosaan Gadis-Gadis Muslimah

Khairiyah Anniswah alias Wawah, siswi MAN Padang, setelah diculik dan dijebak oleh
aktivis Kristen, diberi minuman perangsang lalu diperkosa. Setelah tidak
berdaya, dia dibaptis dan dikristenkan.

Kasus serupa menimpa Linda, siswi SPK Aisyah Padang. Setelah diculik dan
disekap oleh komplotan aktivis Kristen, dia diperlakukan secara tidak
manusiawi dengan teror kejiwaan supaya murtad ke Kristen dan menyembah
Yesus Kristus.

Di Bekasi, modus pemerkosaan dilakukan lebih jahat lagi. Seorang pemuda
Kristen berpura-pura masuk Islam lalu menikahi seorang gadis muslimah yang
salehah. Setelah menikah, mereka mengadakan hubungan suami isteri. Adegan
ranjang yang telah direncanakan, i tu foto oleh kawan pemuda Kristen
tersebut. Setelah foto dicetak, kepada muslimah tersebut disodorkan dua
pilihan: “Tetap Islam atau Pindah ke Kristen?”. Ka!au tidak pindah ke
Kristen, maka foto-foto talanjang muslimah tersebut akan disebarluaskan.
Karena tidak kuat mental, maka dengan hati berontak muslimah tersebut dibaptis
dongan sangat-sangat terpaksa sekali, untuk menghindari aib.

Di Cipayung Jakarta Tirnur, seorang gadis muslimah yang taat dan
shalehahterpaksa kabur dari rumahnya. Masuk Kristen mengikuti pemuda
gereja yang berhasil menjebaknya dengan tindakan pemerkosaan dan obat-obat
terlarang. Kristenisasi melalui penyebaran Narkoba.

Di desa Langensari, Lembang, Bandung, Yayasan Sekolah Tinggi Theologi
(STT) Doulos meyebarkan Kristen dengan cara merusak moral terlebih dahulu.
Di sana, para pemuda usia 15 tahunan dicekoki minuman keras dan obat-obat
terlarang sampai kecanduan berat. Se telah kecanduan, para pemuda harapan
bangsa itu dimasukkan ke panti rehabilitasi Doulos untuk disembuhkan
sambil dicekoki Injil supaya murtad dari Islam. (Republik, 10 dan 12 April
1999).

Kristenisasi melalui Kesaksian-Kesaksian Palsu via Mantan Muslim
(murtadin) Tahun 1974

GPIB Maranatha Surabaya digegerkan oleh kasus
pelecehan agama oleh Pendeta Kernas Abubakar Masyhur Yusuf Roni. Dalam
ceramahnya, sang pendeta itu mengaku ngaku sebagai mantan kiyai, alumnus
Universitas Islarn Badung dan pernah menjadi juri MTQ
Internasional. Dia tafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an secara sangat ngawur.
Kaset rekaman ceramah tersebut kemudian diedarkan secara luas kepada umat
Islam.

Setelah diusut tuntas, ternyata pengakuan pendeta itu hanyalah bohong
belaka Yusuf Roni teryata tidak bisa baca Al-Qur’an. Dengan kebohongannya
itu, Pendeta Pembohong Yusuf Roni diganjar penjara 7 tahun di Kalisosok,
Surabaya.

Ketika orang sudah banyak melupakan kasus pelecehan Yusuf Roni, di Jakarta
muncul pelecehan plus seribu dusta yang baru. Seseorang yang menamakan
dirinya Pendeta Hagai Ahmad Maulana mengaku sebagai putra kandung
kesayangan KH. Kosim Nurzeha. Ceramahnya d i gereja pun beredar luas di
kalangan masyarakat. Setelah diselidiki, terkuaklah kebohongan besar
pendeta Hagai Ahmad Maulana. Sebab belum pernah istri KH. Kosim Nurzeha
melahirkan Ahmad Maulana.

Di Padang, trik yang sama dipakai untuk menggoyang akidah umat. Seseorang
yang menamakan dirinya Pendeta Willy Abdul Wadud Karim Amrullah, namanya
menjadi naik daun di dunia pemurtadan Kristenisasi, setelah mangaku adik
kandung ulama besar pakar tafsir, Y ang Mulia Almarhum Buya Hamka.

Orang awam banyak yang percaya tanpa cek dan ricek. Langsung yakin begitu
saja dengan pengakuan bahwa adik kandung Buya Hamka itu sudah murtad ke
Kristen.

Setelah diselidiki, ternyata pengakuan itu adalah kebohongan yang sangat
besar. Salah seorang putra Buya Hamka menyatakan bahwa sepanjang hayatnya,
dia tidak pernah punya paman yang namanya Willy Abdul Wadud Karim
Amarullah.

Di Cirebon, murtadin Danu Kholil Dinata Ev. Danu Kholil Dinata alias
Theofilus Daniel alis Amin Al Barokah, mengaku sebagai sarjana agama
Islam, yang pindah menjadi pemeluk Kristen setelah mempelajari Nabi Isa
versi Islam di STAI Cirebon. Setelah dilacak,
ternyata ijazah sarjana yang dipakai untuk kesaksian adalah PALSU.

Para murtadin pembohong lainnya adalah Drs. H. A. Poernomo Winangun alias
Drs. H. Amos, Ev Hj. Christina Fatimah alias Tin Rustini (nama asli
dikampung Sutini alias Bu Nonot, Pdt. Rudy Muhammad Nurdin, Pdt. M.
Mathius, Pdt. Akmal Sani, Niang Dewi Ratu Epo n Irma F. Intan Duana Paken
Nata Sastranagara (Ev. Ivone Felicia IDp.). Mengaku telah mengkristenkan
60 kiyai Banden, dll. Kristenisasi berkedok sosial di desa-desa turpencil.

Kristenisasi dilancarkan kepada orang-orang miskin sambil menawarkan
makanan (berisi, mie, gula, dll.) secara gratis, obat-obatan, pakaian
bekas, alat-alat pertanian (bibit, pupuk, obat pembunuh serangga), dll.

Setelah orang desa merasakan manfaatnya, maka barulah para misi menyatakan
maksud yang sebenarnya, bahwa mereka itu sebagai pelayan dari Yesus
Kristus. Dan bantuan yang mereka nikmati itu adalah dari Yesus. Maka, mana
yang lebih baik, Islam atau Kristen? Selanjutnya, masyarakat desa
dibaptis. Bagi yang tidak mau masuk Kristen maka dimulailah misi untuk
menggoda iman untuk melemahkan ajaran Islam.

Kristenisasi berkedok Islam, yaitu Memurtadkan Akidah Umat dengan Strategi
‘Srigala Berbulu Domba’.

Dengan memakai idiom-idiom keislaman dalam tata cara peribadatan serta
menerbitkan buku-buku dan brosur (leaflet) berwajah Islam, tapi isinya
memutarbalikan ayat-ayat Al Our’an dan Hadits, untuk mendangkalkan akidah.
Dipermainkannya ayat-ayat ilahi untuk meleceh Islam demi untuk menjunjung
tinggi kekristenan. Tujuan akhirnya, agar kaum muslimin meragukan ajaran
Islam lalu pindah ke Kristen

Dengan Gerakan pemurtadan kristiani yang dikemas dalam wajah Islam,
persoalan dakwah Islamiyah semakin berat. Agresivitas misi Kristen sudah
memasuki tingkat berbahaya. Kaum awam sulit membedakan keislaman dan
kekristenan, sehingga mudah dikaburkan akidah nya.

Bentuk-bentut Kristenisasi yang dikemas dalam wajah Islam, antara lain:
Dengan meniru kebiasaan umat Islam dalam bangunan dan tata cara ritual.

GPIB Padang memakai lambang-lambang Minang dalam bangunan Gereja untuk
merayu orang Minang agar tertarik kepada Kristen.

Di beberapa desa di Yogyakarta, misi Kristen meniru adat kebiasaan umat
Islam, seperti tahlilan, pakai kopiah yang biasa dipakai oleh umat Islam,
mengucapkan salam `Assalamu’alaikum’, dll.

Shalat 7 waktu dengan pakai peci, sajadah, tiwalul Injil dan qasidah versi
Kristen yang dilakukan oleh Kristen sekte Ortodox Syria. Buku-buku yang
diterbitkan antara lain. Kitabus Sholawat as Sab’u, Almasih Juru
Selamatku, Muslim Sahabatku, La ilaha illal lahu, Tauhid dalam perspektif
Gereja Ortodox Syiria, dll.

Melalui berbagai penerbitan Kristenisasi Berkedok Islam

Ada dua target yang ingin dicapai oleh missi dengan penerbitan buku-buku
berwajah Islam.

Pertama, target ke dalam, untuk memantapkan ajaran Kristen. Seoiah-olah
ajaran Kristenlah yang paling benar.

Kedua, target ke luar, untuk mengelabuhi umat Islam yang masih dangkal
pemahamannya, agar mau membaca lalu meyakini doktrin agama Kristan. Ini
sangat ditekankan mereka, sebab mereka melihat bahwa umat Islam awam tidak
sudi membaca buku-buku yang berwajah Kristen.

Daftar berbagai penerbitan kristenisasi berkedok Islam yang ketahuan,
antara lain:

Buku karya Drs. A. Poernarna Winangun: Upacara lbadah Haji, Ayat-ayat Al
Qur’an Yang Menyelamatkan, Isa Alaihis Salam Dalam Pandangan Islam, dan
Riwayat Singkat Putaka Peninggalan Nabi Muhammad saw.

Buku Kristus dan Kristen di Dalam Al-Qur’an (Al Masih Wal Masihiyun Fil
Quur’an) karya Drs. Amin Al Barokah alias Danu Kholil Dinata.

Buku Karya mendiang Hamran Ambrie: Allah Sudah Pilihkan Saya Kasih Buat
Hidup Baru Dalam Yesus Kristus, Keilahian Yesus Kristus dan Allah
tritunggal Yang Esa, Dengan Kasih Kita Jawab, Jawaban Atas Buku Bible
Qur’an dan Science, Dialog Tertulis Islam-Krist en, Surat bari Mesir, Siap
Sedia Menjawab Tantangan Benteng Islam, Sebuah Memori Yang Tak Terlupakan,
dll.

Terbitan Yayasan Jalan Al Rachrnat: Sejarah Naskah Al Qur’an dan Alkitab,
oleh John Gilchrist; Sulitkah Menjadi Orang Kristen, oleh Abdul Masih;
Siapakah Kristus Selayaknya Menurut Anda, oleh Abdul Masih; Sudah
Kutemukan, oleh Iskandar Jadeed; Benarkah Al kitab Dipalsukan, oleh
Iskandar Jadeed; Injil Barnabas Suatu Kesaksian Palsu, oleh Iskandar
Jadeed; Kesempurnaan Taurat dan Injil, oleh Iskandar Jadeed; Bagaimana
Supaya Dosa Diampuni, oleh Iskandar Jadeed; Bagaimana Kita Berdoa, oleh
Iskandar Jadeed; Kri stus Menurut Islam dan Kristen, oleh John Gilchrist,
Benarkah Nabi Isa Disalib, oleh John Gilchrist; Allah Itu Esa di Dalam
Tritungga! Yang Kudus, oleh Zachariah Butrus; Selidikilah, Anda Pasti
Selamat, oleh Sultan Muhammad Paul.

Terbitan Yayasan Christian Centre Nehemia: Kerudung Yang Dikoyak, oleh
Gulshan Ester; Seorang Gadis Kristen Mempertanggungjawabkan Imannya, oleh
Nita; Apakah Al Qur’an Benar-benar Wahyu Allah, oleh Ev. J. Litik;
Kebenaran Firman Allah, oleh Pdt. M. Matheu s; Lima Alasan Pokok Tentang
Isi Al Qur’an Yang Menyebabkan Saya Beralih Dari Islam ke Kristen, oleh
Ev. J. Litik; dll.

Karya Pdt. R. Muhammad Nurdin: Ayat-Ayat Penting Di Dalam Al-Qur’an,
Keselamatan Di Dalam Islam, Selamat Natal Menurut Al Qur’an, Kebenaran
Yang Benar (As Shodiqul Mashduuq), Rahasia Allah Yang Paling Besar (As
Sirrullahil Akbar), Telah Kutemukan Rahasia Allah Yang Paling Besar, Ya
Allah Ya Ruhul Qudus Aku Selamat Dunia dan Akhirat, Wahyu Tentang Neraka,
Wahyu Keselamatan Allah, dan lain-lain.

Kaligrafi dan Kalender tulisan Arab yang Berisikan Ayat-Ayat Injil Tentang
Ketuhanan Yesus

Brosur-brosur: Brosur Dakwah Ukhuwah, Brosur Shirathal Mustaqim, Brosur
Jalan Al Rachmat, dll.

Kaset: Kaset tilawatul Injil, Dzat dan Sirat Allah (ceramah Pendeta Kemas
Abubakar Mashur Yusuf Roni), Kesaksian murtadin Muhammad Imran, Kesaksian
murtadin Ikhwan Luqman, Kesaksian murtadin Pdt. Akmaal Sani, Kesaksian
murtadin Lies Saodah, Kesaksian murt adin Hagai Ahmad Maulana yang
mengaku-ngaku putera KH. Kosim Nurzeha, dan lain-lain.

Oleh: rodhiyah | 26 Juni 2008

Asal Usul Gunung Tangkuban Perahu

Di Jawa Barat tepatnya di Kabupaten Bandung terdapat sebuah tempat rekreasi yang sangat indah yaitu Gunung Tangkuban Perahu. Tangkuban Perahu artinya adalah perahu yang terbalik. Diberi nama seperti karena bentuknya memang menyerupai perahu yang terbalik. Konon menurut cerita rakyat parahyangan gunung itu memang merupakan perahu yang terbalik. Berikut ini ceritanya.

Beribu-ribu tahun yang lalu, tanah Parahyangan dipimpin oleh seorang raja dan seorang ratu yang hanya mempunyai seorang putri. Putri itu bernama Dayang Sumbi. Dia sangat cantik dan cerdas, sayangnya dia sangat manja. Pada suatu hari saat sedang menenun di beranda istana, Dayang Sumbi merasa lemas dan pusing. Dia menjatuhkan pintalan benangnya ke lantai berkali-kali. Saat pintalannya jatuh untuk kesekian kalinya Dayang Sumbi menjadi marah lalu bersumpah, dia akan menikahi siapapun yang mau mengambilkan pintalannya itu. Tepat setelah kata-kata sumpah itu diucapkan, datang seekor anjing sakti yang bernama Tumang dan menyerahkan pintalan itu ke tangan Dayang Sumbi. Maka mau tak mau, sesuai dengan sumpahnya, Dayang Sumbi harus menikahi Anjing tersebut.

Dayang Sumbi dan Tumang hidup berbahagia hingga mereka dikaruniai seorang anak yang berupa anak manusia tapi memiliki kekuatan sakti seperti ayahnya. Anak ini diberi nama Sangkuriang. Dalam masa pertumbuhannya, Sangkuring se lalu ditemani bermain oleh seekor anjing yang bernama Tumang yang dia ketahui hanya sebagai anjing yang setia, bukan sebagai ayahnya. Sangkuriang tumbuh menjadi seorang pemuda yang tampan dan gagah perkasa.

Pada suatu hari Dayang Sumbi menyuruh anaknya pergi bersama anjingnya untuk berburu rusa untuk keperluan suatu pesta. Setelah beberapa lama mencari tanpa hasil, Sangkuriang merasa putus asa, tapi dia tidak ingin mengecewakan ibunya. Maka dengan sangat terpaksa dia mengambil sebatang panah dan mengarahkannya pada Tumang. Setibanya di rumah dia menyerahkan daging Tumang pada ibunya. dayanng Sumbi yang mengira daging itu adalah daging rusa, merasa gembira atas keberhasilan anaknya.
Segera setelah pesta usai Dayang Sumbi teringat pada Tumang dan bertanya pada pada anaknya dimana Tumang berada. Pada mulanya Sangkuriang merasa takut, tapa akhirnya dia mengatakan apa yang telah terjadi pada ibunya. Dayang Sumbi menjadi sangat murka, dalam kemarahannya dia memukul Sangkuriang hingga pingsan tepat di keningnya. Atas perbuatannya itu Dayang Sumbi diusir keluar dari kerajaan oleh ayahnya. Untungnya Sangkuriang sadar kembali tapi pukulan ibunya meninggalkan bekas luka yang sangat lebar di keningnya.Setelah dewasa, Sangkuriang pun pergi mengembara untuk mengetahui keadaan dunia luar.

Beberapa tahun kemudian, Sangkuriang bertemu dengan seorang wanita yang sangat cantik. Segera saja dia jatuh cinta pada wanita tersebut. Wanita itu adalah ibunya sendiri, tapi mereka tidak saling mengenali satu sama lainnya. Sangkuriang melamarnya, Dayang Sumbi pun menerima dengan senang hati. Sehari sebelum hari pernikahan, saat sedang mengelus rambut tunangannya, Dayang Sumbi melihat bekas luka yang lebar di dahi Sangkuriang, akhirnya dia menyadari bahwa dia hampir menikahi putranya sendiri. Mengetahui hal tersebut Dayang Sumbi berusaha menggagalkan pernikahannya. Setelah berpikir keras dia akhirnya memutuskan untuk mengajukan syarat perkawinan yang tak mungkin dikabulkan oleh Sangkuriang. Syaratnya adalah: Sangkuriang harus membuat sebuah bendungan yang bisa menutupi seluruh bukit lalu membuat sebuah perahu untuk menyusuri bendungan tersebut. Semua itu harus sudah selesai sebelum fajar menyingsing.

Sangkuriang mulai bekerja. Cintanya yang begitu besar pada Sangkuriang memberinya suatu kekuatan aneh. Tak lupa dia juga menggunakan kekuatan yang dia dapat dari ayahnya untuk memanggil jin-jin dan membantunya. Dengan lumpur dan tanah mereka membendung air dari sungai dan mata air. Beberapa saat sebelum fajar, Sangkuriang menebang sebatang pohon besar untuk membuat sebuah perahu. Ketika Dayang Sumbi melihat bahwa Sangkuriang hampir menyelesaikan pekerjaannya, dia berdoa pada dewa-dewa untuk merintangi pekerjaan anaknya dan mempercepat datangnya pagi.

Ayam jantan berkokok, matahari terbit lebih cepat dari biasanya dan Sangkuriang menyadari bahwa dia telah ditipu. Dengan sangat marah dia mengutuk Dayang Sumbi dan menendang perahu buatannya yang hampir jadi ke tengah hutan. Perahu itu berada disana dalam keadaan terbalik, dan membentuk Gunung Tangkuban Perahu(perahu yang menelungkub). Tidak jauh dari tempat itu terdapat tunggul pohon sisa dari tebangan Sangkuriang, sekarang kita mengenalnya sebagai Bukit Tunggul. Bendungan yang dibuat Sangkuriang menyebabkan seluruh bukit dipenuhi air dan membentuk sebuah danau dimana Sangkuriang dan Dayang Sumbi menenggelamkan diri dan tidak terdengar lagi kabarnya hingga kini.

Sumber: www.bapusda.com

 

Tulisan Sebelumnya »

Kategori